PELATIHAN KURIKULUM 13 2018
Kurikulum 2013 atau yang lebih sering disebut K-13 atau Kurtilas, mulai disosialisasikan kepada para stakeholder pendidikan di SMK Yadika Jambi sejak pertengahan 2017. Sejak diluncurkan sampai dengan saat ini, banyak penyempurnaan yang sudah dilakukan. Perbaikan dan penyempurnaan yang dilakukan berdasarkan pengamatan, masukan, dan pengalaman serta selama pendampingan penerapan K-13 di lapangan. Target utama K-13 adalah untuk mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan di tingkat kelas siswa. Sehingga sekolah akan menghasilkan lulusan yang memiliki standar kompetensi lulusan pendidikan yang sesuai dengan tuntutan perubahan dunia usaha dan dunia industri.SMK Yadika Jambi melakukan pelatihan Kurikulum 13 dan E-raport ini pada bulan juni 2018 yang di buka oleh Kepala SMK Yadika Jambi yaitu Bapak Didi Heriyanto, SP dan diikuti oleh seluruh guru-guru di lingkungan SMK Yadika Jambi.
Penerapan K-13 sejak awal tidak dilakukan di tengah-tengah pembelajaran, artinya sejak pertama kali K-13 diimplementasikan dimulai untuk siswa kelas satu (untuk kelas awal),. Sehingga, diharapkan dalam waktu tiga tahun penerapan K-13 akan mencakup seluruh tingkatan pendidikan. Dari pengajar jadi fasilitator Peran guru pada penerapan K-13 memang tak sama dengan kurikulum lainnya. Sebelumnya, guru berfungsi sebagai pengajar namun kini mereka harus menjadi fasilitator pembelajaran bagi siswa. Kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skill) diharapkan dapat dilakukan siswa dengan difasilitasi para guru.
Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh
Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H
Kegiatan Praktikum MIKROTIK
Simulasi TKA
PENERIMAAN TAMU AMBALAN SMK YADIKA JAMBI